Wakil Wali Kota Sabang Hadiri Rapat FKKA, Bahas Anggaran hingga Penanganan Pascabencana
PORTALNUSA.com | BANDA ACEH – Wakil Wali Kota Sabang, Suradji Junus, menghadiri Rapat Dewan Pimpinan Forum Komunikasi Pemerintahan Kabupaten dan Kota se-Aceh (FKKA) di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Sabtu, 24 Oktober 2026 sore.
Rapat yang dipimpin Koordinator FKKA sekaligus Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, membahas sejumlah isu strategis daerah, mulai dari kebijakan anggaran dan pengelolaan keuangan hingga penanganan pascabencana serta peningkatan pelayanan publik.
Pertemuan Dewan Pimpinan FKKA periode 2025–2030 itu juga menjadi momentum untuk mengevaluasi program kerja 2026 sekaligus menyusun rencana kegiatan tahun 2027.
Dalam pembahasan tersebut, para peserta menyoroti pentingnya koordinasi antarpemerintah kabupaten dan kota dalam menyikapi kebijakan pemerintah pusat dan provinsi yang berdampak pada pelaksanaan pembangunan di daerah.
Suradji menilai, forum komunikasi antardaerah memiliki peran penting untuk menyamakan persepsi, bertukar pengalaman, serta menyampaikan berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian bersama.
“Setiap daerah tentu memiliki kebutuhan dan tantangan masing-masing. Karena itu, melalui forum ini kita bisa saling bertukar pandangan dan menyampaikan persoalan yang dihadapi, sehingga ada masukan bersama untuk menyikapi kebijakan pembangunan ke depan,” ujar Suradji.
Selain persoalan anggaran dan penanganan pascabencana, rapat tersebut turut membahas pengelolaan persampahan regional, sinkronisasi tata ruang untuk mendukung investasi, serta pembangunan berkelanjutan.
Pertukaran pengalaman mengenai program unggulan masing-masing daerah juga menjadi bagian dari pembahasan, terutama untuk mendorong kebijakan yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Suradji berharap, berbagai masukan yang disampaikan dalam forum tersebut dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi yang berkelanjutan, sehingga menghasilkan langkah konkret bagi pemerintah kabupaten dan kota.
“Kita berharap hasil pembahasan ini tidak berhenti di forum saja, tetapi bisa ditindaklanjuti melalui koordinasi bersama. Dengan begitu, kebijakan yang diambil dapat lebih memperhatikan kondisi dan kebutuhan daerah, termasuk dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Melalui rapat tersebut, FKKA diharapkan mampu menghimpun aspirasi pemerintah kabupaten dan kota di Aceh untuk dirumuskan menjadi rekomendasi bersama yang selanjutnya dikoordinasikan dengan pemerintah pusat.
Upaya itu diharapkan dapat memperkuat sinergi antarpemerintah daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong pembangunan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat Aceh. []













