Pasca Tebang Pohon dan Didemo Siswa, Kepala SMAN 1 Simpang Ulim Dicopot
PORTALNUSA.com | ACEH TIMUR β Kepala SMAN 1 Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, Laina Fariyani, tidak lagi menjalankan tugas harian sebagai pimpinan sekolah setelah muncul polemik penebangan pohon di lingkungan sekolah yang berujung pada aksi demonstrasi siswa.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Kabupaten Aceh Timur, Rahmatsah Putra, dikabarkan telah menunjuk Pelaksana Harian (Plh) Kepala SMAN 1 Simpang Ulim untuk mengisi posisi tersebut sementara waktu.
Kepada wartawan, Minggu, 25 Oktober 2026, Rahmatsah mengatakan, penunjukan Plh bertujuan meredakan ketegangan di lingkungan sekolah sekaligus memberikan ruang bagi evaluasi yang objektif. Langkah itu juga dilakukan sembari menunggu proses penetapan kepala sekolah definitif.
βFokus utama kami saat ini adalah menyelamatkan hak belajar para siswa. Kami ingin memastikan atmosfer belajar di SMAN 1 Simpang Ulim kembali kondusif, nyaman, dan berjalan normal seperti sedia kala,β ujar Rahmatsah dalam keterangan resminya kepada media.
Ia mengatakan, penunjukan Plh mulai berlaku pada Minggu, 25 Oktober 2026, untuk memastikan administrasi dan operasional sekolah tetap berjalan.
βOleh karena itu, sejak hari ini kami menunjuk Pelaksana Harian (Plh) untuk memimpin roda administrasi dan operasional sekolah,β katanya.
Polemik di SMAN 1 Simpang Ulim mencuat setelah penebangan pohon di lingkungan sekolah memicu protes hingga aksi demonstrasi siswa. Peristiwa tersebut menjadi sorotan karena menyangkut pengelolaan lingkungan sekolah dan respons terhadap aspirasi peserta didik.
Penunjukan Plh ini menjadi langkah sementara untuk menjaga kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung di tengah situasi yang berkembang.
Sementara itu, informasi mengenai nama pejabat yang ditunjuk sebagai Plh serta perkembangan proses penetapan kepala sekolah definitif belum tercantum dalam keterangan yang tersedia. []













